Partisipasi Program Studi Gizi UAD dalam Rakornas AIPGI 2026 sebagai Upaya Penguatan Pendidikan Profesi Gizi
Yogyakarta – Program Studi Gizi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) turut berpartisipasi dalam kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Gizi Indonesia (AIPGI) yang diselenggarakan di Crystal Hotel, Jakarta Selatan pada 30 April–2 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi ajang koordinasi nasional antar institusi pendidikan gizi di Indonesia dalam membahas perkembangan pendidikan, profesi, serta arah kebijakan tenaga gizi ke depan.
Rakornas AIPGI tahun ini dihadiri sekitar 167 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dengan latar belakang multi-strata, mulai dari program Sarjana (S1), Magister (S2), Doktor (S3), hingga pendidikan profesi. Peserta berasal dari program studi dietisien maupun nutrisionis yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut, berbagai agenda strategis dibahas, mulai dari pemaparan rencana program kerja AIPGI selama satu tahun ke depan, perkembangan pendidikan profesi dietisien dan nutrisionis, hingga pembahasan terkait Uji Kompetensi (UKOM) Nasional bagi profesi dietisien dan nutrisionis. UKOM nasional tersebut direncanakan akan terintegrasi dalam sistem nasional kesehatan sebagaimana profesi tenaga kesehatan lainnya, seperti dokter dan perawat.
Selain itu, forum juga membahas perkembangan program studi profesi dietisien di Indonesia yang saat ini telah berkembang di berbagai perguruan tinggi. Sementara itu, program profesi nutrisionis masih terbatas dan terus dalam tahap pengembangan di beberapa institusi pendidikan.
Rakornas juga menjadi momentum penguatan jejaring antarperguruan tinggi, termasuk perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) melalui pembentukan forum komunikasi dan kolaborasi antar institusi pendidikan gizi. Kegiatan turut dirangkaikan dengan agenda halal bihalal yang mempererat silaturahmi antar akademisi dan praktisi gizi dari seluruh Indonesia.
Delegasi dari Program Studi Gizi UAD menyampaikan bahwa kegiatan Rakornas AIPGI memberikan banyak wawasan mengenai perkembangan terbaru dunia gizi di Indonesia, khususnya terkait arah pengembangan profesi, pendidikan, serta sistem kompetensi nasional tenaga gizi di masa mendatang.


