Kenali Anemia Sejak Dini, Siswa SMP N 2 Tempel Ikuti Penyuluhan Kesehatan
Sleman, 16 September 2026 – Tim Praktik Kerja Lapangan (PKL) Gizi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bersama Puskesmas Tempel 2 melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan mengenai anemia kepada siswa perwakilan siswa kelas VII, VIII, dan IX SMP Negeri 2 Tempel, Sleman. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan mengenai pengertian anemia, mulai dari penyebab, tanda gejala, dampak, hingga cara pencegahannya.dan kesadaran siswi putri dalam minum Tablet Tambah Darah (TTD). Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) merupakan salah satu program pemerintah sebagai upaya pencegahan anemia pada remaja putri, dengan anjuran konsumsi satu tablet setiap minggu.
Remaja merupakan kelompok yang sedang mengalami masa pertumbuhan dan membutuhkan asupan gizi seperti zat besi yang cukup untuk mendukung kesehatan serta aktivitas sehari- hari. Kurangnya pemenuhan kebutuhan zat besi dapat meningkatkan risiko terjadinya berbagai masalah gizi, salah satunya anemia.
Pengetahuan mengenai anemia penting diberikan sejak usia remaja agar siswa dapat mengenali kondisi tersebut serta memahami langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencegahnya. Oleh karena itu, Tim PKL Gizi UAD bersama Puskesmas Tempel 2 memberikan edukasi kesehatan yang ditujukan kepada siswa kelas VIII dan IX SMP Negeri 2 Tempel.
Kegiatan penyuluhan dilaksanakan pada 16 September 2026 di SMP Negeri 2 Tempel, Sleman dengan sasaran siswa perwakilan siswa kelas VII, VIII, dan IX, baik putra maupun putri. Penyuluhan disampaikan oleh salah satu anggota Tim PKL Gizi UAD yaitu Fachriel Yazid Zidan Ramadhan dengan menggunakan media presentasi.
Materi yang diberikan mencakup pengertian anemia, penyebab anemia, tanda dan gejala, dampak anemia pada remaja, serta berbagai upaya pencegahannya. Siswa juga diberikan edukasi mengenai pentingnya mengonsumsi makanan bergizi seimbang, menerapkan pola hidup sehat, serta memperhatikan pemenuhan zat gizi yang dibutuhkan selama masa pertumbuhan. Selain itu, disampaikan pula informasi mengenai pentingnya konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) dan kapan saja waktu harus mengkonsumsi dan frekuensinya, khususnya bagi remaja putri sebagai salah satu upaya pencegahan anemia.
Kegiatan turut didampingi oleh Ibu Rahmasari Utami, S. Tr.Gz selaku nutrisionis Puskesmas Tempel 2. Ibu Rahma membuka kegiatan sebelum penyampaian materi dimulai serta mendampingi pelaksanaan penyuluhan. Setelah materi utama selesai disampaikan, Ibu Rahma turut memberikan tambahan penjelasan dan penguatan mengenai komitmen untuk minum TTD. “Pencegahan anemia dimulai saat usia remaja. Pada saat ini anak masih mengalami masa pertumbuhan, jika terjadi kekurangan gizi akan berpengaruh pada masa dewasa dan persiapan kehamilannya. Remaja putri memiliki resiko lebih tinggi mengalami anemia karna mengalami menstruasi setiap bulannya yang menyebabkan darah merah dan zat besi didalam tubuh perempuan ikut berkurang, oleh karena itu melaui edukasi ini remaja putri diharapkan anak anak ebih memahami dan berkomitmen untuk rutin minum TTD 1 minggu supaya kebutuhan zat besinya tercukupi. Remaja putra juga perlu mengetahui tentang anemia dan cara mencegahnya karna tidak hanya remaja putri remaja putra juga bisa mengalami anemia. Dengan pengetahuan tersebut, remaja diharapkan dapat lebih memperhatikan asupan gizi dan kesehatan diri,” ujar Ibu Rahma, ahli gizi Puskesmas Tempel 2.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Para siswa menunjukkan antusiasme dengan aktif mengajukan pertanyaan mengenai anemia dan cara pencegahannya. Sesi diskusi berlangsung secara interaktif sehingga siswa memiliki kesempatan untuk memperjelas informasi yang telah diberikan. Kegiatan kemudian ditutup oleh Ibu Rahma. Secara keseluruhan, penyuluhan berjalan dengan lancar dan mendapat respons aktif dan positif dari peserta. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan memiliki pengetahuan yang lebih baik mengenai anemia dan mampu menerapkan kebiasaan yang mendukung pemenuhan gizi serta kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa SMP Negeri 2 Tempel mengenai anemia, mulai dari pengertian, penyebab, tanda dan gejala, dampak, hingga upaya pencegahannya. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran remaja putri mengenai pentingnya konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) sebagai salah satu upaya pencegahan anemia sejak remaja.
Penyuluhan anemia kepada perwakilan siswa kelas VII, VIII, dan IX SMP Negeri 2 Tempel menjadi salah satu upaya edukatif untuk meningkatkan pemahaman remaja mengenai anemia dan pencegahannya. Dengan adanya edukasi sejak dini, siswa diharapkan mampu mengenali faktor yang berkaitan dengan anemia, memperhatikan pemenuhan gizi, serta menerapkan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.


